10 Bandar Narkoba Paling Terkenal Dalam Sejarah

July 22, 2010
Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah, mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapatkan narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Bukan hal yang aneh jika kita mendapati informasi bahwa salah satu bandar narkoba di kota kita sedang 'mangkal' di tempat-tempat seperti sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. 

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya, sebuah barang haram yang menjadi momok menakutkan di berbagai belahan dunia. Peredaran narkoba tentu saja ilegal di sebagian besar negara tak terkecuali Indonesia. Tentu saja, pasti ada sosok lihai yang mampu mendalangi kegiatan yang diawasi secara ketat ini. Kira-kira siapa saja sih para pengedar yang begitu berperan dalam peredaran barang haram ini? Mau tau? Nih, saya kasih tahu..

1. Zhenli Ye Gon


Lahir 31 Januari 1963 di Shanghai dan pindah ke Mexico pada tahun 2002. Sebagai pemilik legal dari Unimed-Pharm Chem Mexico dia menjadi tersangka penyelundupan pseudoephedrine dari Asia ke Mexico. Ye Gon menjadi orang yang paling di cari di 180 negara, dia ditangkap oleh aparat AS pada Juli 2007 di Wheaton, Md. Jumlah uang yang di temukan oleh aparat keamanan Mexico di mansion pribadinya berjumlah $207 juta cash!

2. Frank Lucas


Frank Lucas adalah mantan dealer heroin dan bos kejahatan yang terorganisir yang beroperasi di Harlem pada akhir 1960-an dan awal 1970-an. Ia sangat dikenal sebagai perantara dalam perdagangan narkoba dan membeli langsung heroin dari sumbernya di Golden Triangle. Lucas mengklaim bahwa ia menyelundupkan heroin dengan menggunakan peti mati prajurit Amerika yang meninggal, namun klaim tersebut ditolak oleh rekannya dari Asia Selatan, Leslie "Ike" Atkinson. 'Karirnya' didramatisasi di film American Gangster pada tahun 2007

3.Klaas Bruinsma


Dia adalah raja narkoba Belanda nomer satu, ditembak mati oleh anggota mafia dan juga mantan perwira polisi, Martin Hoogland. Klaas dikenal sebagai 'De Lange' (jangkung satu) dan 'De Dominee' ( menteri) karena kebiasaannya berpakaian hitam dan mengajar orang lain.

4. Ismael Zambada García


Dia adalah penyelundup narkoba yang paling dicari di Meksiko, dan masuk daftar Top 10 FBI Most Wanted dan daftar paling dicari DEA. Jaksa Mexico yang paling ngetop dalam perang terhadap narkoba, José Santiago Vasconcelos, menyebut Zambada "pengedar narkoba No 1″ dan mengatakan "the fugitive has become more powerful as his fellow kingpins have fallen, including one who was allegedly killed on Zambada's orders."

5. Manuel Noriega


Pada tahun 1989, presiden Ronald Reagen memerintahkan pasukan Amerika untuk menginvasi Panama dan menangkap pemimpin negara itu, jenderal Manuel Noriega, seorang yang dikenal sebagai diktator dan penyelundup narkoba internasional. Jendral Manuel Noriega ditangkap dan dibawa ke Amerika Serikat untuk menjalani pengadilan atas kejahatan-kejahatannya.

6. Gilberto Rodriguez-Orejuela

Gilberto Orejuela
Kartel Cali dibentuk pada awal 1970-an oleh jonathan almanza-Orejuela dan Jose Santacruz-Londono, dan berdiri secara diam-diam ditengah persaingannya dengan Kartel Medellín. Di tengah reputasi internasional Kartel Medellin yang terkenal dengan kebrutalan dan pembunuhan, Kartel Cali lebih memilih berakting sebagai pengusaha legal. 

Perusahaan kriminal yang unik ini pada awalnya terlibat dalam pemalsuan dan penculikan dan secara bertahap berkembang menjadi basis penyelundupan kokain dari Peru dan Bolivia ke Kolombia untuk dikonversikan menjadi bubuk kokain.

7. Joaquín Guzmán Loera


Loera adalah kingpin narkoba yang lagi-lagi berasal dari Mexico, diketahui setelah penangkapan pesaingnya, Cardenas Osiel dari Kartel Gulf. Dia menjadi terkenal karena menggunakan terowongan untuk menyelundupkan kokain dari Mexico ke Amerika pada awal 1990-an. Pada tahun 1993, sebuah pengiriman 7,3 ton kokain ke Amerika yang disembunyikan dalam kaleng cabe disita di Tecate, California. Ia dipenjara pada tahun 1993, namun pada tahun 2001 dia berhasil lolos dan bersembunyi.


8. Osiel Cárdenas Guillén


Cárdenas adalah salah satu raja narkoba Meksiko dan merupakan pemimpin simbolis dari Kartel Gulf. Awalnya dia adalah seorang mekanik di Matamoros, ia memasuki Kartel Gulf dengan membantu Chava Gómez (capo pada saat itu) dan kemudian mengambil alih kendali kartel dengan membunuh Gómez, Karena aksinya ini Cárdenas mendapatkan julukan "el Mata Amigos" (The Friend-Killer).

Pada tahun 1999, di Matamoros, ia mengancam akan membunuh dua agen federal Amerika (satu dari FBI dan yang lainnya dari Badan Anti Narkoba) yang menangkap seorang informan Kartel Gulf. Cardenas dengan lebih dari selusin anak buahnya mengepung mobil agen tersebut di dekat pusat kota. Dalam ketegangan penyanderaan, para agen mengingatkan Cárdenas jika mereka dibunuh maka Amerika akan memburunya seumur hidup.

Setelah kejadian itu, FBI menawarkan $ 2 juta sebagai hadiah untuk penangkapan Cárdenas.


9. Amado Carrillo Fuentes



Sebagai penyelundup paling top di Meksiko, Carrillo menyelundupkan kokain ke Amerika 4x lebih banyak daripada yang lain. Ia dipanggil dengan sebutan El Señor de los Cielos ( "Lord of the Skies") karena menggunakan lebih dari 22 pesawat jet 727 swasta untuk mengangkut kokain yang berasal dari Kolombia ke bandar udara dan landasan lainnya di sekitarMexico termasuk Ciudad Juarez.

Pada bulan-bulan sebelum kematiannya, Lembaga Anti-Narkoba Amerika menggambarkan Carrillo sebagai pedagang narkoba yang paling kuat pada masanya, dan banyak analis menyatakan dengan laba penjualan yang lebih dari $ 25 miliar, membuat Amado menjadi salah satu orang terkaya dunia.

10. Pablo Escobar


Siapa yang tidak kenal Pablo Escobar? Pablo Emilio Escobar Gaviria adalah orang yang paling terkenal atas kekerasannya sebagai pimpinan dari Kartel Medellín. Escobar dibunuh oleh para Search Bloc, resimen polisi khusus Kolombia yang menembak Escobar di atas atap di Kolombia pada tahun 1993. Pada saat ini Kartel Medellin hancur lebur. Setelah Escobar meninggal Kartel ini terfragmentasi.

Share this

Related Posts

2 komentar

Write komentar