Modifikasi Obat Pengusir Nyamuk

Modifikasi Obat Pengusir Nyamuk

November 17, 2010 Add Comment
Oxitec, sebuah lembaga penelitian asal Oxford, Inggris mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan hasil uji coba dari pelepasan nyamuk jantan yang telah dimodifikasi secara genetik di kepulauan Cayman.

Sebagai informasi, sejak Mei sampai Oktober lalu, Oxitec telah melepaskan nyamuk-nyamuk jantan tiga kali dalam sepekan di kawasan seluas 160 kilometer persegi.


http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/11/16/99771_nyamuk-jantan-yang-sudah-dimandulkan-secara-genetik_300_225.jpg
Nyamuk jantan yang sudah dimandulkan secara genetik (popsci.com)

Nyamuk jantan yang dilepas itu secara genetik telah dimandulkan. Tujuannya, agar saat mereka kawin dengan nyamuk betina, mereka tidak akan memiliki keturunan, sehingga populasi nyamuk akan berkurang.

Ternyata, dari uji coba yang dilakukan, pada Agustus lalu, jumlah nyamuk di kawasan tersebut turun 80 persen. Peneliti berharap, penurunan populasi nyamuk ini akan mengurangi pula kasus demam berdarah.

Seperti dikutip dari PopSci, berhubung hanya nyamuk betina yang menggigit manusia dan menularkan penyakit seperti demam berdarah, peneliti Inggris tersebut memprediksi, jika nyamuk jantan disterilkan secara genetik dan disebar, langkah itu akan efektif menurunkan populasi.

Meski banyak ilmuwan dan pecinta lingkungan yang keberatan atas langkah pemusnahan nyamuk karena khawatir akan mengganggu spesies lain yang bergantung pada nyamuk, Oxitec memastikan bahwa gen pemandul tersebut tidak akan menurun pada generasi penerus si nyamuk. Dengan demikian, metode ini tidak memiliki dampak permanen terhadap ekologi.

Disebutkan, nyamuk jantan itu akan berfungsi layaknya insektisida yang mengurangi angka nyamuk secara sementara, akan tetapi tanpa efek buruk seperti insektisida berbasis zat kimia beracun.

Nyamuk jantan mandul ini juga lebih efektif untuk menumpas serangga yang telah mengembangkan kekebalan tubuh terhadap pestisida yang sudah sering digunakan.

Mengenal Lebih dalam Makhluk Terbesar di Dunia

November 13, 2010 2 Comments
Penghuni terbesar lautan adalah paus biru. Jenis paus yang dikenal sebagai “ikan paus biru” mempunyai berat lebih dari 150.000 kilogram dan panjangnya lebih dari 30 meter.

Sebenarnya paus bukanlah ikan. Disebut "ikan" paus karena bentuknya mirip ikan saja, seperti halnya bintang laut bukan bintang dan kuda laut bukan sejenis kuda.

Paus termasuk mamalia karena memliki kelenjar susu, berdarah panas, melahirkan, dan peredaran darah tertutup. Selain itu bentuk "sirip" depan paus memiliki struktur tulang seperti mamalia, bukan seperti ikan.


http://www.naturescornermagazine.com/NaturesBlog/images/humpback%20Whale.jpg

Untuk bisa lebih membayangkan ukuran paus ini, coba lihat bangunan bertingkat lima, paus biru panjangnya sama dengan tinggi bangunan tersebut. Sementara itu, ingat bahwa berat paus ini sama dengan berat 25 sampai 30 ekor gajah.

Baiklah, bagaimana seekor paus raksasa dapat menyelam hingga kedalaman 800-1000 meter dan kembali ke permukaan dengan mudah? Sebagai contoh, bayangkan sebuah kapal dengan bobot 150 ton dan panjang 30 meter.

http://3.bp.blogspot.com/_jhhJghwNlgo/SgmiXyesFNI/AAAAAAAABUk/zfA6uifw29E/s400/blue+whale+facts.JPG

Jika kapal itu tenggelam ke dasar laut sedalam 1000 meter, akan membutuhkan operasi besar-besaran selama bertahun-tahun untuk mengangkatnya kembali.

Namun seekor paus dapat muncul ke permukaan dalam waktu 15-20 detik. Karena tulang paus terbuat dari bahan berongga yang terisi minyak, ia dapat dengan mudah mengapung di permukaan air.

Paus juga sangat terampil menyelam. Tubuhnya sangat tahan terhadap tekanan yang tinggi di kedalaman air laut. Oksigen yang mengalir dalam darah dan otot-ototnya bercampur dengan zat-zat kimia memberinya tenaga saat di da

Rahasia Kucing Menyeruput Susu

November 13, 2010 2 Comments
Beberapa peneliti Amerika Serikat, mengungkapkan rahasia cara kucing menghirup air atau susu dengan sangat anggun, fenomena yang berlangsung sangat cepat sehingga tak dapat diikuti oleh pandangan manusia.

Kucing termasuk di antara banyak spesies yang, tak seperti manusia, tak dapat menutup mulut dan menyedot.


http://1.bp.blogspot.com/_Ber2QzIQMms/ShQjsovMbvI/AAAAAAAAA6o/tJ7wXtIiI_w/s400/cat%2Bdrink%2Bmilk.JPG

Dengan bantuan dari video berkecepatan tinggi yang direkam mengenai cairan yang dihirup oleh kucing, para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Princeton University mendapati kucing rumahan dan kucing liar seperti harimau menyeimbangkan daya tarik bumi dan kelembaman saat mereka menyedot cairan.