Buaya Lebih Pintar dari yang Kita Duga

June 19, 2014 Add Comment
Selama ini sering terlihat buaya hanya diam berjemur di pinggir sungai sepanjang hari. Seolah benar-benar binatang pemalas. Namun hasil penelitian terbaru oleh Vladimir Dinets dari University of Tennessee membuka wawasan baru. Hewan ini sangat pintar.

Dinets mengamati spesies buaya muggers dan American alligator, dan dilihatnya buaya-buaya tersebut sering meletakkan ranting di moncongnya. Rupanya ini bertujuan untuk memikat mangsanya datang. Reptil predator itu kemudian menggoyang-goyangkan ranting agar burung datang. Karena biasanya burung selalu mencari ranting untuk membuat sarang.

 
"Temuan pertama diketahui pada tahun 2007 lalu. Tim melihat perilaku buaya di sebuah kolam di India yang mengumpulkan ranting-ranting di atas moncongnya. Bentuknya mirip seperti sarang burung. Lalu, ketika ada burung yang hinggap di moncongnya, buaya langsung menyergapnya," ujar Dinets.

Hasil dari penelitian telah ini mengubah cara pandang kita terhadap buaya yang terkenal sebagai reptil yang biasa terlihat lesu, bodoh, dan membosankan. Tapi, sebenarnya buaya memiliki taktik berburu mangsa yang sangat terkoordinasi.

"Penemuan ini telah membuka wawasan baru yang sangat mengejutkan dari tingkat kecerdasan buaya. Sekarang kita tidak bisa lagi meremehkan seekor buaya yang sedang diam selama berjam-jam. Bisa saja predator itu sedang menyusun rencana untuk menyergap mangsanya," pungkas Dinets.

 
Catatan:
Perilaku hewan memakai umpan dalam memancing mangsa bukan hanya milik buaya. Seperti diketahui, bangau Butorides virescens menggunakan bulu, ranting, atau buah untuk menarik perhatian ikan. Burung hantu Athene menggunakan kotoran hewan mamalia untuk menarik kumbang kotoran. Demikian jug burung camar menggunakan umpan dalam mencari ikan Finch.





 
Laboratorium Amerika Kembangkan 324 Senjata Biologis

Laboratorium Amerika Kembangkan 324 Senjata Biologis

June 18, 2014 Add Comment
Amerika telah mengembangkan sebanyak 324 Bio-Laboratorium, mengapa hal ini bisa terjadi? Tentu saja bisa. Karena sejak puluhan tahun lalu, hingga pemerintahan Presiden Obama bahkan sampai detik ini tetap bersikukuh menolak adanya protokol pemeriksaan yang terkandung dalam Konvensi tentang pelarangan pembuatan dan penyimpanan senjata biologis dan toksin.

http://www.novinite.com/media/images/2012-11/photo_verybig_145483.jpg

Di tengah-tengah optimisme dunia terhadap Presiden Barrack Obama yang akan melucuti kebijakan militerisasi politik luar negeri Amerika ke seluruh dunia, muncul informasi yang cukup mencemaskan beberapa kalangan yang berwenang di bidang politik luar negeri dan pertahanan.

Menurut informasi yang berhasil diperoleh tim riset Global Future Institute dari sebuah sumber di Departemen Luar Negeri, Amerika saat ini sedang melakukan penelitian secara intensif dalam bidang Mikro-organisme, Patogen tinggi dan virus-virus berbahaya.

Alhasil, sampai sekarang komunitas internasional sama sekali tidak memiliki mekanisme kontrol atau pengawasan yang efektif mengenai adanya komponen-komponen yang berpotensi untuk dijadikan persenjataan biologis dan toksin yang dimiliki Amerika seperti bio-gen.


Bahkan berbagai elemen masyarakat (civil society) yang bermaksud untuk melakukan investigasi mengenai keberadaan dan peran bio-laboratorium, tidak memiliki kewenangan dan legalitas untuk mendesak diadakannya penyelidikan mengenai transparansi peran dan pengelolaan berbagai bio-laboratorium yang ada di Amerika, seperti di Los Alamos.

Yang terjadi justru kebalikannya. Dalam tahun-tahun terakhir ini berbagai program penelitian dalam bidang biologi mendapat banyak dana dari Pemerintah. Menurut informasi sumber Departemen Luar Negeri kepada Global Future Institute, Amerika berencana akan membangun 20 laboratorium baru high-level biosecurity, dan 2 laboratorium yang secara khusus untuk meneliti bio-gen yang masuk kategori berbahaya dan paling menular.

Bukan itu saja. Amerika kabarnya juga akan melakukan modernisasi obyek-obyek penelitian mengenai senjata biologis. Dan sarana untuk proyek ini, Amerika sudah menyiapkan sebuah blok khusus di kompleks laboratorium nuklir di Los Alamos dan Livermors.

Bahkan di lokasi ini, akan dilaksanakan sebuah penelitian mengenai bisul Siberian (malignant antrax), penyakit pes, dan botulisme.


Lemahnya Sistem Pengamanan

Sumber Global Future Institute juga menginfromasikan bahwa bulan Mei 2014 laluDefense Science Board yang berada dalam kewenangan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, telah mengadakan pemeriksaan tingkat keamanan bio-laboratorium Amerika baik yang dikelola militer maupun sipil.
Ternyata ada temuan yang cukup mengejutkan. Bahan-bahan yang disimpan dalam bio-laboratorium dilaporkan banyak yang hilang.

Inilah yang terjadi di salah satu bio-laboratorium bernama United States Army Medical Science and Research Institute of Infectious Desease (USAMRIID). Ketika diperiksa, ternyata ada banyak sekali bio-gen yang hilang dari penyimpangan di bio-laboratorium tersebut.

Ini bisa terjadi karena lemahnya sistem perhitungan dan pengawasan atas penyimpanan biogen berbahaya tersebut.

http://eharagen.sun.macserver.jp/images/usamriid.jpg
The "Dan Crozier Building", at USAMRIID, Fort Detrick, Maryland. 
(wikimedia.org)

Lembaga ini tercatat sebagai tempat penyimpanan biopatogen terbesar di Amerika, dan tempat untuk melakukan proyek genetic engineering penyakit berbahaya.

Akibat temuan tersebut, pada Februari 2014 lalu laboratorium yang masuk kategori security tingkat-4 (tertinggi) tersebut akhirnya ditutup karena dinilai ada banyak kelemahan dalam sistem perhitungan dan kontrol atas biogen.

Tentu saja hasil temuan ini selain tidak menggembirakan, juga cukup mengundang kecemasan masyarakat dunia internasional.
Bayangkan saja, di refrigator bio-laboratorium ini ternyata ditemukan lebih dari 9200 patogen yang tidak terdaftar dalam database tertentu!

Jumlah patogen yang tidak terdafter di base tersebut tentu saja bukan jumlah yang sedikit, mengingat jumlah total patogen sekitar 66000 specimen.

Lebih parah dari itu, rapuhnya mekanisme pengaman di jaringan komputer kerja institutte tersebut, pada perkembangannya bisa dipenetrasi atau dimasuki oleh kelompok terorirs, atau orang-orang yang berniat untuk melakukan suatu operasi khusus bermodus teror.

Dengan begitu, lemahnya sistem pengamanan, dengan mudah pemerintah Amerika akan berdalih bahwa kelompok terorirs telah berhasil menembus pengamanan bio-laboratorium tersebut, dan menyebarkan virus berbahaya tersebut baik di wilayah Amerika maupun di Luar Negeri.

http://scienceprogress.org/wp-content/uploads/2008/06/biosecurity_591.jpg

Pertanyaan yang penting dikemukakan di sini adalah, apakah ini memang murni lemahnya sistem pengamanan di bio-laboratorium itu, atau memang didasari kesengajaan alias kebijakan diam-diam pemerintahan Washington agar bebas dari tanggung jawab ketika pada perkembangannya virus berbahaya dan menular tersebut menyebar di wilayah Amerika maupun ke seluruh dunia.

Indikasinya memang cukup mencurigakan. Karena lemahnya sistem pengamanan bio-laboratorium justru kebanyakan terjadi di beberapa obyek-obyek militer Amerika. Hal ini tentu saja cukup mengkhawatirkan. Karena ada ribuatn specimen yang tidak terdafter di obyek-obyek militer.

Bahkan menurut laporan Center for Desease Control and Prevention, di Amerika sekarang ini ada sekitar 1400 spesialis yang bekerja di bidang biogen dan toksin di 324 biolaboratorium, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta.

Karena itu, Global Future Institute mendesak berbagai pihak berwenang di Amerika maupun berbagai kalangan yang berkecimpung dalam bidang bio-laboratorium, untuk secepatkanya mengambil langkah-langkah dalam rangka menjamin keamanan di bio-laboratorium.



Misteri Wabah Kolera di Zimbabwe dan Papua

Dari berbagai riset dan informasi yang berhasil diolah oleh tim Global Futurre Institute, Amerika memang dalam beberapa tahun belakangan ini aktif mengembangkan jenis senjata biologi dan kimia di laboratorium rahasia di Los Alamos, New Mexico. Diduga beragam senjata biologi dan kimia telah diuji cobakan di dunia, baik dalam situasi perang maupun damai.

Pernah dengar Wabah Kolera yang melanda Zimbabwe pada tahun 2008? Wabah kolera Zimbabwe 2008 ini adalah epidemik kolera di Zimbabwe yang mulai terjadi pada Agustus 2008.

Salah satu tenda barak yang digunakan sebagai rumah 
sakit saat wabah Kolera melanda Zimbabwe pada tahun 2008 lalu (republika)


Pada Desember 2008, lebih dari 10.000 orang terinfeksi dan wabah telah menyebar ke Botswana dan Afrika Selatan. Pemerintah Zimbabwe menyatakan keadaan darurat dan meminta bantuan dunia internasional.

Wabah yang disebarkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri ini menyebar begitu cepat. Sehingga dalam beberapa bulan saja, kolera menjadi epidemi yang menewaskan hampir 3500 warga.

Bahkan World Health Organization (WHO) mencatat wabah kolera di negeri yang dipimpin diktator Robert Mugabe ini, telah menginfeksi 67.945 orang. WHO menggambarkan situasi epidemi kolera di Zimbabwe sebagai ”tidak terkontrol.”

Melihat jumlah korbannya yang lebih dari 60 ribu warga, wajar jika muncul kecurigaan jangan-jangan Amerika dan Inggris memang sengaja menyebar virus ini mengingat dampaknya hampir sama jika kedua negara tersebut menggunakan senjata biologi.


Tujuannya, apa lagi kalau bukan untuk menjatuhkan rezim Robert Mugabe yang memang tidak sejalan dengan haluan politik Amerika dan Inggris. Benar tidaknya memang masih harus dibuktikan.

Namun di Papua, tepatnya di Lembah Kamuu, Distrik Monemani, Kabupaten Paniai, penyakit kolera dan muntaber juga mewabah. Sekitar 200 orang meninggal sejak April 2008.

Mungkinkah ini rekayasa? Dari berbagai temuan, memang ada beberapa kasus wabah kolera dimunculkan dengan memasukkan mayat ke dalam sumur untuk mencemari air.

Dalam kasus lain, berkaitan dengan flu burung misalnya, diduga dimunculkan dengan penyuntikan unggas supaya menularkan virus ke manusia. Keanehan yang muncul adalah, mengapa bisa ke manusia, padahal dalam hitungan detik, virus flu burung akan mati.



Perang Genetika Lewat Flu Burung





Rantai kehidupdan Virus Flu Burung (H5N1)


H5N1 digunakan sebagai senjata biologi karena bisa menimbulkan kematian pada suatu populasi masyarakat.

Menurut beberapa informasi yang masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut, struktur virus H5N1 bisa dibuat sesuai dengan kemauan si perancangnya.

Sebab virus ini terdiri dari delapan segmen yang masing-masing bisa berdiri sendiri. Bisa segmen dari manusia, unggas dan hewan lainnya.

Pada kelompok manusia yang memiliki kemiripan profil DNA, virus tidak harus bermutasi dulu untuk dapat menular. Virus unggas dapat secara cepat mengalami perubahan spesiesifitas reseptor, sehingga menular antar manusia.
Yang pasti, kunci dasar perang biologi adalah menciptakan ketakutan atau teror tentang siapa yang akan terinfeksi.

http://cdn.ar.com/images/_t/500x0/stories/09/namru2-jpeg.jpg
Lembaga riset Angkatan Laut (Naval Medical Research Unit-2 / NAMRU-2)

Karena itu, Indonesia harus waspada terhadap kemungkinan dijadikan lokasi untuk pengembangan proyek senjata biologis.

Terbukti bahwa Amerika, melalui lembaga riset Angkatan Laut (Naval Medical Research Unit-2/ NAMRU-2), bisa langsung mengambil sampel virus dari korban di Indonesia dengan cara-cara yang tersembunyi.

Sehingga dari berbagai temuan terungkap bahwa data sequencing DNA-H5N1 yang seharusnya disimpan di WHO CC Hongkong, justru disimpan di Los Alamos National Laboratory, New Mexico.
Di tempat rahasia ini pula, data H5N1 hanya boleh diketahui tim kecil yang beranggotakan 15 grup peneliti, di mana WHO hanya menempatkan empat peneliti.

Mulanya Los Alamos dikelola Universitas California. Laboratorium multidisiplin terbesar di dunia ini, 1/3 stafnya adalah fisikawan,1/4 lainnya teknisi, sisanya kimiawan, ilmuwan material, ilmu geografi, dan disiplin lainnya.

Namun seiring waktu, penelitian di Los Alamos lebih terfokus pada kepentingan pertahanan Amerika, utamanya riset mengenai senjata nuklir. Di tempat ini lalu dikembangkan disain senjata nuklir dan pusat riset plutonium.



Los Alamos, Sarang Pembuatan Senjata Biologis?


Sekadar informasi, di Los Alamos ini pula pada masa perang dunia kedua, Amerika merancang bom atom yang akhirnya pada Agustus 1945 dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.

Di era perang dingin, Pentagon mulai mengembangkan kembali senjata biologi. Untuk itu, di Los Alamos juga, kemudian dibentuk divisi riset biologi molekuler.

Divisi ini berwenang untuk menyelidiki semua virus atau bakteri dengan tingkat penyebaran tinggi. Disebut-sebut virus ebola juga menjadi bahan kajian di laboratorium itu.

Bahkan sebelum virus antrax digunakan dalam bio-teror pada September 2001, ilmuwan Los Alamos sudah melakukan riset kemungkinan penggunaan antrax sebagai senjata biologi.

Divisi yang berwenang mengembangkan vaksin antrax belakangan ini dikenal sebagai BASIS (Biological Aerosol Sentry and Infromation System).

Singkat cerita, Los Alamos disinyalir telah digunakan sebagai tempat paling aman menyimpan dan mengembangkan berbagai macam virus mematikan untuk kepentingan senjata biologis.

Penyakit "kaki gajah" dari virus kaki gajah.


Dalam perang Kamboja 1970, ketika Amerika membela kubu anti komunis melawan komunis, Amerika dikabarkan sempat menggunakan senjata biologis dari virus kaki gajah produk Los Alamos.

Lebih gilanya lagi, pada Perang Bosnia 1991-1995, Los Alamos menciptakan virus penghancur tulang mirip bone marrow suppression. Senjata itu kabarnya menewaskan 98 ribu militer dan penduduk sipil.

Karena itu semua, riset biologi di Los Alamos sudah seharusnya berada dalam sistem pengawasan ketat dari masyarakat internasional berupa sebuah lembaga dengan wewenang untuk melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap penyimpangan secara ilegal virus-virus berbahaya atau bahan-bahan lainnya yang berpotensi untuk bisa digunakan sebagai senjata biologis.
Sebaran kasus Flu Burung (Avian influenza) di Indonesia



Virus Asal Indonesia di Los Alamos

Seperti pernah juga diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Jika DNA virus H5N1 hanya dikuasai oleh satu kelompok saja, besar kemungkinan bisa disalahgunakan untuk pembuatan senjata biologi.
Ironisnya, tak hanya di Los Alamos. Setidaknya ada 58 virus asal Indonesia yang disimpan di Bio Health Security (BHS), sebuah lembaga penelitian senjata biologi Pentagon.

Jika benar dugaan virus H5N1 strain Indonesia telah dijadikan senjata biologi, boleh jadi kekuatannya sangatlah luar biasa. Sebab, H5N1 strain Indonesia dikenal sebagai jenis virus paling ganas!

NAMRU-2, Jakarta, Inside the lab.


Kabarnya, sampel virus flu burung yang menewaskan satu keluarga di Tanah Karo, Sumatera Utara, Mei 2006, ternyata juga dikirim ke Los Alamos.

Agustutus 2006, Los Alamos ditutup, namun diambil oleh oleh BHS yang berada dalam kendali Departemen Pertahanan Amerika. Dan ternyata, masih tetap melakukan penelitian tentang virus H5N1 sampai sekarang.

Lalu bagaimana mekanisme pengawasan yang sudah berjalan selama ini? Sejumlah negara memang sudah meratifikasi The Convention of the Development, Production and Stockpiling of Bacteriological and Toxin Weapons and on Their Destruction atau yang lebih dikenal dengan Biological Weapons Convention (WC) pada 19 Februari 1992.

Sayangnya, konvensi BWC ini tidak didukung keberadaan sistem verifikasi untuk mengawasi kepatuhan negara-negara terhadap berbagai ketentuan dalam konvensi.


Sumber :

Inilah 6 Makanan dan Minuman Penghilang Rasa Pedas

June 18, 2014 1 Comment
Bagi Anda yang doyan makanan pedas jika suatu hari saja tidak makan pedas mungkin rasanya hambar, namun efek dari makan pedas tersebut membuat mulut Anda terasa terbakar.

Terlalu banyak makan cabai atau sambal membuat Anda panas kelabakan dan mencari makanan atau minuman penawar pedas, namun Anda tidak tahu makanan yang tepat yang dapat menghilangkan rasa pedas tersebut.

http://static.pulsk.com/images/2014/05/25/289d95e04b0b4c5cc0703ee45a00042c.jpg

Banyak orang yang menetralkan rasa pedas dengan minum air mineral. Padahal cara tersebut salah, malah membuat rasa panas tersebar ke seluruh mulut Anda. Nah agar Anda lebih leluasa makan pedas dan tidak bingung mencari penawar pedas inilah 6 makanan dan minuman penghilang rasa pedas yang bisa mengatasi rasa pedas yang membakar mulut Anda.


1. Susu atau Produk Susu Lainnya

http://kuki-buki.kanal9tv.com/wp-content/uploads/2013/01/Mlecni-proizvodi-te-11-527x330.jpg

Susu, yogurt dan keju dapat menghilangkan rasa pedas. Hal itu karena kandungan lemak dalam produk susu dapat menetralkan rasa panas di mulut.



2. Gula

http://images.solopos.com/2012/12/gula1.jpg

Hamburkan gula pada lidah lalu hisap selama 30 detik. Gula akan menyerap rasa pedas di mulut Anda.



3. Nasi

http://www.pelapak.com/wp-content/uploads/2012/12/baik-buruk-nasi-putih.jpg

Makanlah beberapa sendok nasi ketika Anda merasa sangat kepedasan. Butiran nasi dapat menarik rasa pedas di mulut.



4. Jeruk Nipis


http://4.bp.blogspot.com/-tyGq2V8wZDc/UY3v8E8kxYI/AAAAAAAAAUc/MVT8HHjOTrE/s1600/jeruk-nipis130120b.jpg

Potong jeruk nipis dan hisaplah. Jeruk Nipis dipercaya dapat mendinginkan lidah yang terasa terbakar.



5. Selai Kacang

http://suplemenx.com/wp-content/uploads/2013/05/Makan-Selai-Kacang-Cocok-Untuk-Diet.jpg

Makan selai kacang juga dapat membantu menetralkan rasa pedas. Sama seperti produk susu, selai kacang mengandung lemak yang dapat 'mendinginkan' rasa pedas di mulut.



6. Jus Buah

http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/15/1108374-jus-buah-p.jpg

Efek dari makan pedas juga bisa membuat kepala terasa pusing. Jika sudah begitu berarti Anda sangat dehidrasi. Untuk mengatasinya segera minum jus buah untuk menetralkan pedas dan meredakan pusing di kepala Anda.

Sumber :

Jenis Makanan yang Sebaiknya Dijauhkan dari Aluminium Foil

June 17, 2014 Add Comment
Aluminium foil, siapa yang tidak mengenal benda ini. Ya, aluminium foil sering digunakan sebagai pembungkus dan pelapis berbagai makanan, baik saat mengolah maupun menyimpannya. Kamu tentu sering menjumpainya dalam berbagai makanan.


Namun ternyata aluminium foil itu tidak bisa digunakan untuk semua makanan lho. Ada beberapa jenis makanan yang tidak bisa akur dengan aluminium foil. Jenis makanan tersebut adalah makanan yang mengandung asam cukup banyak. Lho, kok bisa?

Pernahkah kamu menempatkan makanan asam di atas aluminium foil cukup lama, lalu muncul lubang-lubang kecil di kertas aluminium foil tersebut? Kenapa bisa begitu? Yang terjadi adalah sebagian kecil dari kandungan aluminium di dalam aluminium foil tersebut ikut masuk ke dalam makanan yang mengandung asam itu.



Bagaimana hal ini bisa terjadi? 

Aluminium termasuk salah satu logam aktif. Logam aktif ini jika bertemu dengan asam akan bereaksi. Hasilnya, sebagian molekul dari aluminium tersebut akan ikut terangkut ke dalam makanan tersebut.

Akibatnya, makanan akan sedikit menjadi berasa logam. Hasil dari reaksi ini juga dapat membentuk bintik-bintik putih pada makanan tersebut. Bintik-bintik tersebut sesungguhnya adalah garam hasil reaksi aluminium dengan asam tersebut.




Berbahayakah kandungan aluminium dalam makanan ini ? 

Aluminium bukanlah mineral yang dibutuhkan oleh tubuh kita dalam jumlah yang banyak. Jika tubuh kita terlalu banyak menerima aluminium, dikhawatirkan akan berpengaruh bagi organ-organ tubuh kita.

Hmm, ngeri juga ya. Kalau begitu, mulai sekarang sebisa mungkin kurangilah menyimpan makanan yang mengandung asam seperti saus tomat, jeruk, atau cuka menggunakan aluminium foil.

Sumber :
sains
Hasil Penelitian: Ternyata Tikus pun Bisa Menyesal

Hasil Penelitian: Ternyata Tikus pun Bisa Menyesal

June 17, 2014 Add Comment
Seekor tikus ternyata juga memiliki emosi. Sebuah studi menemukan bahwa seekor tikus bisa menyesal setelah melakukan kesalahan.


Dilansir melalui The Independent, hasil penelitian ini dianggap sebagai temuan yang mengejutkan. Karena, tidak pernah ditemukan emosi ini pada mamalia mana pun sebelumnya, kecuali manusia.

Dalam penelitian yang bernama "Restaurant Row" ini, para peneliti membentuk pola di mana tikus harus mengantre lama untuk mendapatkan makanan. Mirip sebuah antrean di restoran dengan waktu menunggu yang cukup lama.

"Jika deret antrean terlalu lama, seperti layaknya memesan makanan di restoran Tiongkok, secara otomatis Anda akan menyerah kan? Tidak ada pilihan lain selain pindah ke restoran lain," kata Profesor David Redish dari Minnesota University.

Dalam beberapa kasus, pada penelitian tersebut, tikus akan memutuskan untuk pindah ke restoran lain yang mungkin tidak terlalu enak dibanding restoran tujuan pertama. Menghadapi skenario ini, tikus lebih suka untuk berpikir ulang, lalu menatap restoran pertama dan kembali ke sana. Mereka lebih suka menunggu lama untuk suatu hal yang menurut mereka enak.

Profesor Redish mengatakan bahwa mereka harus sangat hati-hati untuk merancang studi ini, sehingga mereka bisa memonitor sinyal penyesalan, bukan hanya kekecewaan.

"Penyesalan merupakan sebuah kesadaran ketika Anda melakukan kesalahan. Ketika Anda telah melakukan hal lain, tidak akan merasa lebih baik. Hal yang paling sulit adalah membedakannya dengan kekecewaan yang akan muncul ketika Anda melakukan hal yang hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Kunci utamanya adalah membiarkan tikus untuk memilih," katanya.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature Neuroscience, peneliti mengklaim jika penyesalan adalah emosi unik yang ada pada manusia.

"Pada manusia, ada sebuah bagian dari otak yang bernama orbitofrontal cortex yang akan aktif saat penyesalan terjadi. Kami menemukan pola yang sama pada tikus. Ketika tikus melakukan kesalahan, bagian orbitofrontal cortex akan menunjukkan pola di mana tikus merasa telah kehilangan kesempatan," ujar Profesor Redish.

Yang menarik, kata Profesor Redish, orbitofrontal cortex itu menunjukkan bahwa tikus menyesal karena mereka tidak melakukan sesuatu, bukan menyesal tidak mendapatkan sesuatu.

Sumber :
Cara Meningkatkan Kinerja Otak

Cara Meningkatkan Kinerja Otak

June 17, 2014 Add Comment
Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan otak adalah dengan melatih dan memodifikasi hal-hal yang dapat meningkatkan kinerja Otak. Mungkin tidak akan seperti Einstein, namun hal ini juga bukan alasan untuk tidak membuatnya menjadi lebih baik. Nah, beberapa kegiatan di bawah ini akan membuat otak Anda bekerja lebih baik.


1. Konsumsi dosis EPA secukupnya  

EPA adalah bahan kimia dalam minyak ikan yang merupakan makanan bagi otak, setiap orang pasti sudah mengetahuinya, jadi mengapa tidak memberikannya kapsul minyak ikan setiap hari untuk meningkatkan kekuatannya. Riset menunjukan bahwa minyak ikan dapat memfasilitasi peningkatan aktivitas pada otak, memperlancar peredaran darah, meningkatkan memori dan konsentrasi.



2. Seks secara teratur 

Berhubungan seks dapat melepaskan senyawa kimia yang dapat meningkatkan kekuatan otak, menurut buku "Teach yourself. Training your Brain" yang ditulis oleh pengajar senior dan seorang ahli biologi. Seks adalah bentuk sempurna dari latihan, yang juga meningkatkan peredaran darah ke otak. Ia dapat mengurangi stress dan ketegangan yang menurunkan efisiensi kinerja otak.



3. Kerjakan sebuah Teka-teki silang

Sudoku atau yang lainnya dapat membuat otak Anda tetap pada kondisi terbaik. Sama seperti otot, jika Anda tidak berlatih secara reguler, ia akan kehilangan kemampuannya untuk bekerja secara maksimal.



4. Pergi berjalan kaki

Tidak ada yang dapat mengalahkan udara segar yang dapat menyegarkan pikiran dan dapat mengurangi percakapan mental yang mengganggu logika dan pikiran konstruktif. Sebuah perjalanan di pinggiran kota, dekat sungai atau sekedar di taman akan membantu Anda menyingkirkan awan kelabu dan membantu pikiran Anda tetap jernih.



5. Mempelajari bahasa baru

Mempelajari bahasa baru dapat menurunkan sindrom dementia (kemunduran otak) sampai dengan empat tahun menurut artikel yang dimuat pada New Scientist. Alasan pasti untuk hal ini belum diketahui, namun dipercaya bahwa ia memiliki hubungan erat dengan peningkatan perdaran darah dan koneksi saraf yang baik.



6. Tertawa 

Tawa bukan saja merupakan obat terbaik, ia juga dapat meningkatkan fungsi otak dan menstimulasi kedua sisi otak pada saat yang bersamaan. Pastikan Anda tertawa setiap harinya.



7. Menjadi kreatif

Melukislah atau pelajari alat musik yang baru, bergabunglah dengan kelas kesenian walaupun Anda yakin Anda payah dalam hal tersebut. Menjadi kreatif memungkinkan Anda untuk menemukan solusi baru untuk permasalahan yang sudah lama dan meningkatkan kesadaran pada saat yang bersamaan.



8. Belajar melempar barang

Riset dari Universitas Regensburg di Jerman memindai otak dari seorang juggler (pemain sulap yang melemparkan barang) dan menemukan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan struktur otak. Setelah berlatih selama tiga bulan, otak akan menunjukan peningkatan signifikan pada dua bagian, yaitu bagian mid-portal dan posterior intraprietal sulcus kiri.



9. Berhubungan dengan sifat keanak-anakan

Einstein pernah berkata bahwa imajinasi lebih penting daripada pengetahuan dan ia menggunakannya pada beberapa eksperimen yang akhirnya membuatnya menemukan perhitungan paling terkenal sepanjang masa (E=MC2).

Cobalah lihat anak-anak, mereka penuh dengan imajinasi, dan mereka belajar lebih banyak pada tahun-tahun awal kehidupan mereka lebih daripada apa yang kita pelajari selama satu dekade.

Bebaskan pikiran Anda dari penjara pikiran "seorang dewasa", Anda akan menemukan cara berpikir yang belum pernah ada kira sebelumnya, Anda mungkin akan membuat penemuan besar yang berikutnya.

Sumber :
Temuan Piramida Besar Di Bawah Samudera Atlantik

Temuan Piramida Besar Di Bawah Samudera Atlantik

June 05, 2014 Add Comment
Angkatan Laut Portugis sedang mempelajari apa yang di klaim oleh seorang nelayan sebagai piramida dibawah Samudera Atlantik yang sangat besar, dekat dengan Kepulauan Azores.

Azores adalah sebuah pulau dari gugusan beberapa pulau di tengah Samudera Atlantik yang berada disebelah barat Portugal. Beberapa orang sudah mempertanyakan apakah ini adalah kota Atlantis yang hilang atau apakah piramida dibuat oleh ekstra-terestrial alias alien?

Piramida Besar Bawah Laut Azores

Berapa spesialis lainnya berspekulasi bahwa piramida itu bisa jadi adalah bagian dari peta yang lebih besar, dimana piramida Giza di Mesir juga termasuk. Piramida itu ditemukan di bawah laut oleh nelayan lokal dekat dengan Kepulauan Azores saat menangkap ikan menggunakan peralatan pemindaian digital.

Sembilan pulau yang membentuk kepulauan yang sekarang dikenal sebagai Azores, ditemukan oleh Portugis di tahun 1427.

Dalam beberapa tahun terakhir para arkeolog telah menemukan seni cadas kuno di pulau Terceira, yang mereka percaya berusia ribuan tahun. Mereka juga telah menemukan berbagai peninggalan arkeologi kuno pada semua pulau yang berjumlah sembilan tersebut.

Temuan-temuan itu antara lain adalah prasasti dari zaman Romawi, kuil Kartago, seni gua dan struktur megalitik. Tampaknya ada lebih banyak sejarah pada pulau-pulau ini.

azores-pyramid

Piramida bawah laut itu ditemukan oleh Diocleciano Silva di antara pulau Terceira dan São Miguel. Dikatakan bahwa struktur itu berbentuk persegi sempurna dan berorientasi dengan mata angin.

Dengan menggunakan tekologi GPS digital saat ini, diperkirakan setidaknya piramida itu tingginya sekitar 60 meter dan dasarnya hampir 8.000 meter persegi. Itu cukup besar!

Para ahli dari Institut Hidrografi Angkatan Laut Portugis sedang mempelajari data-data piramida untuk menentukan apakah itu adalah buatan manusia, atau buatan alam, atau bahkan sesuatu yang lebih menarik, seperti campur tangan Extraterrestrial.

Piramida ini ditemukan di daerah yang telah tertutup oleh air selama 20.000 tahun dan 2000 tahun sebelumnya adalah zaman es besar dibelahan bumi utara di mana gletser mulai mencair.

Siapa pun yang tinggal di sana sebelum zaman es, manusia atau tidak, kemungkinan adalah yang membangun piramida tersebut.


Sejauh ini Angkatan Laut Portugal belum menentukan asal-usul piramida. Cukup mengejutkan bahwa piramida besar ini belum pernah dilaporkan sebelumnya atau bahkan ditemukan sebelumnya.

Apakah selama ini piramid itu sengaja dirahasiakan atau memang sudah lama berdiri disana selama bertahun-tahun tanpa ada yang mengetahui?

Memang ada temuan-temuan arkologi di kepulauan tersebut, tapi tidak ada bukti bahwa temuan piramid itu terkait dengan peradaban besar pada masa kuno seperti yang di klaim berita diatas.

Temuan Arkeologis dari Asosiasi Penelitian Arkeologi Portugis hanya membuktikan bahwa di pulau Pico telah pernah dihuni oleh manusia sebelum Azores ditemukan tak berpenghuni oleh Portugis.

Akhirnya pada tanggal 5 Oktober, Institut Hidrografi Portugal telah mengeluarkan laporan resmi, namun anehnya diabaikan oleh media-media berbahasa Inggris.

Koran Portugis melaporkan bahwa sonar yang digunakan oleh nelayan tersebut itu memiliki resolusinya sangat rendah.

Data yang diperoleh dari ping sonarnya menciptakan garis lurus sehingga terlihat seragam. Jadi hasilnya pasti: tidak ada "struktur" di sana, yang ada hanyalah sebuah bukit alami dibawah laitan.


Semua itu adalah kesalahan pembacaan sonar atau "read error", dan yang diperkirakan piramida itu hanyalah sebuah bukit vulkanik, bahkan itu adalah bukit vulkanik yang telah dikenal selama ini.

Portugis Hidrografi Institute kemudian melakukan penelitian, adalah sebuah bukit vulkanik yang dikenal dan diposting, kontur bawah air pada kordinat 37°55′21.1″N 26°10′29.7″W, yang sebenarnya dari situs survei hidrografi (lihat via satelit).

Tentu saja laporan resmi ini dituduh sebagai konspirasi atau usaha pemerintah untuk menutup-nutupi kebenaran oleh orang-orang yang ingin percaya bahwa itu adalah piramid.

Namun pastinya, tak satu pun dari orang-orang yang menuduh bahwa itu adalah usaha menutup-nutupi akan pernah pergi kesana dan menyelam atau menjatuhkan kamera ke bawah air. Bagi mereka berita seperti ini jauh lebih baik untuk tetap hidup sebagai sebuah misteri. Karena kebenaran yang terungkap tidak seperti harapan mereka.
Hal-Hal yang terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar

Hal-Hal yang terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar

June 05, 2014 Add Comment
Bumi berotasi dengan kecepatan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan, rotasi bumi melambat 2 detik tiap 100 ribu tahun. Eksperimen ini mempercepat perlambatan itu untuk melihat efeknya pada kehidupan di bumi sebesar 1 km/jam per hari. Perlambatan hingga berhenti total dirancang memakan waktu 5 tahun. Berikut adalah hal-hal yang akan terjadi jika bumi berhenti berputar:


1. Kekacauan Navigasi Pesawat

Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat, dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya.

Dengan kata lain, akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang. Penerbangan hanya digunakan untuk yang penting-penting saja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. Akibatnya, kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.


2. Pertambahan durasi hari

Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi, tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam sudah tidak bisa diandalkan lagi.


3. Bumi Menjadi Tidak Bulat Sempurna

Rotasi bumi membuat bumi tidak bulat sempurna tapi agak lebar di khatulistiwa karena putarannya. Yang melebar adalah laut yang terkumpul di khatulistiwa.


4. Banjir dan Kekeringan

Kalau rotasi melambat, laut akan mengalir ke kedua kutub yang menyebabkan banjir di Eropa dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia.


5. Naiknya Tekanan Udara

Bukan cuma laut, udara bakal mengalir ke khatulistiwa dan menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru-paru kita di Indonesia bisa pecah menghirup udara seperti itu. Sebaliknya, di belahan bumi utara dan selatan sudah seperti tinggal di gunung, udaranya tipis. Anak-anak dan orang tua akan merasa tersiksa.


6. Terganggunya Kehidupan Flora & Fauna

Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan atau kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih panjang dari pada biasanya dan juga oleh dinginnya malam yang panjang.


7. Aktivitas Geologi Bertambah Ekstrim

Gempa bumi dan gunung meletus di lokasi yang biasanya aman. Penyebabnya adalah gesekan yang timbul oleh lapisan-lapisan bumi yang perlambatannya berbeda-beda.


8. Melemahnya Medan Magnet Bumi

Putaran inti bumi menghasilkan medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi matahari. Tapi kalau sudah melambat, medan magnet ini akan melemah dan radiasi matahari bebas masuk dan membuat kanker kulit pada manusia.


9. 1 Hari = 13 Hari Normal

Setelah melewati masa 4 tahun, 1 hari menjadi sama dengan 13 hari normal. Semua manusia mengalami jet lag permanen, tidak bisa tidur karena masih terang. Eropa, Amerika selatan, dan Afrika bagian selatan akhirnya tenggelam total.


10. Munculnya Benua Baru

Di khatulistiwa, muncul benua baru dari surutnya laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan terhubung oleh dangkalan Sunda, sedangkan Papua dan Australia terhubung oleh dangkalan Sahul. Orang-orang berbondong-bondong pindah ke tanah baru yang tidak banjir dan masih bisa bernafas lega. Kapal laut kandas ke dasar laut yang kering.


11. Cuaca Menjadi Sangat Ekstrim.

Karena sinar matahari berlangsung lama, maka badai bisa berlangsung berminggu-minggu lamanya.


12. Satu Hari Sama Dengan Setahun

Akhirnya setelah 5 tahun, bumi berhenti total tapi masih berevolusi (mengelilingi matahari). 1 hari = tahun, terdiri dari 6 bulan siang yang bisa mencapai 50 derajat celsius dan 6 bulan malam yang suhunya sampai -50 derajat celsius (lebih dingin daripada kutub sekarang).


13. Hancurnya Populasi Manusia

Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (hampir semuanya). Mungkin ada sedikit orang yang pindah ke daerah yang tidak kebanjiran dan tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malam sepanjang tahun. Banyak juga tanaman dan hewan yang punah.


Syukurnya, hingga saat ini bumi masih sedikit bersahabat kepada kita walaupun kita telah membuat kerusakan di sekelilingnya. Tapi simulasi ini memberitahukan bahwa rotasi bumi bukan hanya untuk siang dan malam saja, tapi ternyata sangat banyak kontribusinya untuk berlangsungnya kehidupan di planet ini.


Sumber :
kebun-berita