Benarkah Lilith, Istri Pertama Adam Menolak Surga?

March 26, 2015 Add Comment
Siapakah Lilith? Dia adalah sosok yang dikenal dalam cerita rakyat Yahudi dengan asal-usul misterius dan kemudian juga muncul di Mesopotamia, dimana mitos ini menceritakan Lilith sebagai pasangan pertama Adam. Lilith digambarkan sebagai mantan pasangan Adam tertulis dalam Alphabet of Ben Sira. Lilith diciptakan setara dengan Adam, dan ketika Adam meminta bahwa derajat pria lebih tinggi darinya, Lilith mengucapkan nama Tuhan dan terbang melarikan diri ke Laut Merah. 
Adam mengeluh kepada Tuhan dan kemudian Tuhan mengirim tiga malaikat untuk membawa Lilith kembali ke taman Eden. Lilith menolak, dengan alasan bahwa Tuhan telah menciptakannya dengan membawa penyakit pada bayi-bayinya dan membuat perjanjian dengan para malaikat bahwa dia tidak akan membahayakan setiap bayi yang memiliki nama-nama malaikat yang ditulis diatas tempat tidur bayi, dan seratus anaknya akan tewas dalam sehari. Kisah ini menjelaskan mengapa Lilith menjadi salah satu wanita pertama yang mengorbankan surga dan anak-anaknya sendiri daripada berada dibawah seorang pria, dalam bahasa sekarang dikenal 'kesetaraan gender' yang sering terjadi pada wanita karir.
Dalam legenda Lilith dikaitkan dengan jimat dan Zohar, ringkasan mistisisme Yahudi dan pengetahuan tentang alam roh. Zohar menggambarkan dirinya sebagai Ular dan Lilith menjadi istri Sammael dari kalangan malaikat. Lilith muncul dalam astrologi dan terkait dengan fase-fase Bulan dan bintang Algol.

Legenda Lilith, Wanita Pertama Menolak Surga

Alphabet of ben Sirakh (Alphabetum Siracidis, Othijoth ben Sira) adalah teks anonim abad pertengahan yang terinspirasi Kebijaksanaan Sirakh sekitar tahun 700 SM hingga 1000 SM. Teks ini merupakan kompilasi dari dua daftar peribahasa, 22 dalam bahasa Aram dan 22 dalam bahasa Ibrani yang diatur dalam abjad Acrostics. Setiap pepatah diikuti komentar Haggadic, teks ini juga dianggap sebagai satir dan berisi referensi masturbasi, hubungan sedarah, dan pengobatan perut kembung. 
Teks Alphabet of ben Sirakh telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Yiddish, Yahudi-Spanyol, Perancis dan Jerman, terjemahan bahasa Inggris parsial muncul di Stern dan Mirsky tahun 1998. Dalam teks ini disebutkan:
Nebukadnezar berkata: "Sembuhkan anakku. Jika tidak, aku akan membunuhmu." Ben Sira langsung duduk dan menulis jimat dengan Nama Suci dan dia menulis diatasnya nama malaikat yang berguna sebagai obat dalam bentuk dan gambar, dengan sayap mereka, tangan dan kaki. Nebukadnezar menatap jimat itu: "Siapa ini?
Para malaikat yang bertugas mengobati, mereka Snvi, Snsvi, dan Smnglof (Senoy, Sansenoy dan Semangelof). Sementara Allah menciptakan Adam sendirian, Dia berkata: "Ini tidak baik bagi seorang manusia hidup sendirian". Dia juga menciptakan seorang wanita dari bumi, sebagaimana Dia telah menciptakan Adam, dan memanggilnya Lilith. Adam dan Lilith mulai berseteru, Lilith berkata; "Aku tidak akan dibawahmu,' dan Adam berkata: "Aku tidak akan berada dibawahmu, tapi diatas. Bagimu lebih sesuai berada diposisi bawah, sementara aku menjadi orang yang unggul." Lilith menjawab: "Kita sama sebab kita berdua diciptakan dari bumi." Tapi mereka tidak akan mendengarkan satu sama lain, ketika Lilith melihat hal ini dia diucapkan 'Nama tak terlukiskan' dan terbang meninggalkan Adam berdiri dalam doa dihadapan Pencipta: "Penguasa alam semesta, wanita yang Kau berikan kepadaku telah melarikan diri." Yang Mahakudus memberkatinya, mengirim tiga malaikat untuk membawa Lilith kembali. 
Yang Kudus berkata kepada Adam: "Jika dia setuju datang kembali, apa yang dilakukannya baik. Jika tidak, dia harus menerima seratus anak-anaknya mati setiap hari." Para malaikat segera berangkat dan mengejar Lilith, mereka menyalip di tengah laut, di perairan perkasa dimana Mesir ditakdirkan tenggelam. Mereka mengatakan firman Allah, tapi Lilith tidak ingin kembali. Para malaikat berkata, 'Kami akan menenggelamkanmu di laut." 
"Tinggalkan aku!" katanya. "Aku diciptakan hanya untuk membawa penyakit pada bayi. Jika bayi laki-laki, aku memiliki kuasa atas dirinya selama delapan hari setelah kelahirannya, dan jika perempuan,... selama dua puluh hari.
Ketika malaikat mendengar kata-kata Lilith, mereka bersikeras agar dia kembali. Tapi Lilith bersumpah kepada mereka dengan nama Allah yang hidup dan yang kekal. "Setiap kali aku melihat Mu atau nama Mu atau bentuk Mu dalam jimat, aku tidak akan berkuasa atas bayi-bayi itu." Dia juga setuju menerima seratus anak-anaknya meninggal setiap hari. Oleh karena itu,... setiap hari seratus setan binasa dan untuk alasan yang sama, kita menulis nama-nama malaikat di jimat pada anak-anak. Ketika Lilith melihat nama-nama mereka, dia ingat akan sumpahnya, dan bisa memulihkan anak-anak.

Lilith, Ibu Dari Anak-Anak Setan

Asal bahasa Lilith kemungkinan besar dari kepercayaan Sumeria kuno, roh malam yang memangsa manusia ketika mereka tidur. Lilith mungkin menyerupai Ardat Lili, atau sosok yang merayu laki-laki di malam hari dan mencuri sperma mereka untuk mengembang biak-kan anak-anak setan. Dia juga disebut-sebut Lilitu, roh malam bersayap yang memangsa wanita, memangsa wanita-wanita bersalin dan bayi yang dilahirkan.
Lilith, ishtar, Ereshkigal
Di Sumeria, Lilith diterjemahkan dalam kata 'Lil' yang berarti air, nafas, dan roh, kemungkinan besar identik dengan udara dan roh. Hal ini juga berkaitan dengan ejaan asli Liloth yang diterjemahkan dalam bahasa Ibrani sebagai roh. Nama Lilith juga dikaitkan dengan terjemahan Kramer dalam Epos Gilgamesh (ki-Sikil lil-la-ke). Meskipun terjemahan Kramer diartikan sebagai 'Gadis Lila, tercinta, pendamping, ataupun pembantu', kata ini menyiratkan bahwa setan atau pendamping spiritual 'Lila' berada di pohon. Lila juga diartikan sebagai 'malam' dan 'kabut' yang berhubungan dengan monster malam. 
Entitas lain dalam legenda Lilith terkait dengan Lamia yang menyerang ibu-ibu hamil, merayu laki-laki dan melahap organ internal. Lamia juga dikenal sebagai pembunuh anak yang mirip dengan kisah Lilith, dia membunuh anak-anak manusia karena membunuh anaknya sendiri. Lamia memiliki hubungan cinta dengan Zeus, dan kecemburuan Hera menyebabkan dirinya membunuh anak-anak Lamia. Dan sebagai pembalasan, Lamia mulai menculik dan membunuh anak-anak manusia. 
Bangsa Ibrani telah lama mengadopsi mitos ini, nama Lilith atau Liloth kemungkinan besar berkembang sejak tahun 600 SM, atau setelah pembuangan Ibrani di Babilonia. Beberapa bukti ditemukan pada mangkuk mantera Ibrani yang digunakan sebagai perlindungan, diduga dibuat tahun 600 SM, setidaknya tiga ratus tahun sebelum adanya Ben Sira.
Sebelum adanya Alphabet of Ben Sira, ada juga cerita rakyat Yahudi tentang seorang wanita yang menggunakan 'Nama Tuhan yang tak terlukiskan' agar bisa keluar dari dominasi seksual, diceritakan:
"Ketika para malaikat datang ke bumi untuk persembahan dan memperhatikan anak-anak perempuan dengan segala kasih karunia dan kecantikan mereka, mereka tidak bisa menahan gairah mereka. Shemhazai melihat seorang gadis bernama Istehar, dan dia jatuh hatinya kepadanya. Istehar berjanji untuk menyerahkan diri padanya, jika dia mengajarinya 'Nama tak terlukiskan' dengan cara mengangkat dirinya ke surga. Dia menyetujui permintaan itu. 
Tetapi begitu dia tahu,... dia mengucapkan 'Nama tak terlukiskan' itu dan naik ke surga tanpa memenuhi janjinya kepada malaikat Shemhazai. Tuhan berkata "Karena dia terus menyendiri dari dosa, Kami akan menempatkan dirinya diantara tujuh bintang, dan bahwa laki-laki mungkin tidak akan pernah melupakannya" kemudian Istehar dimasukkan ke dalam konstelasi Pleiades."
Legenda Istehar/Istahar juga sama dengan kisah Dewi Yunani Astraea, mungkin diadopsi oleh orang-orang Yahudi Hellenic untuk menciptakan cerita tentang Nefilim (setengah dewa) dan banjir besar di Bumi. Salah satu naskah Lamashtu dari Mesopotamia diterjemahkan Professor David Bernat, Religion Department, Wellesley College:
Yang Agung putri dari Surga yang menyiksa bayi
Tangannya jaring, pelukannya adalah kematian
Dia kejam, mengamuk, marah, pemangsa
Seorang pelari, pencuri, adalah putri dari Surga
Dia menyentuh perut wanita yang bersalin
Dia menarik keluar bayi perempuan hamil
Putri Surga adalah salah satu dewa, saudara laki-lakinya
Tanpa anak sendiri.
Kepalanya adalah kepala singa
Tubuhnya adalah tubuh keledai
Dia mengaum seperti singa
Dia terus-menerus melolong seperti iblis anjing
Dalam legenda disebutkan bahwa Lilith menemukan tempat istirahat di reruntuhan dan kehancuran. Lilith juga terkait dengan Lamashtu, salah satu Dewi Babilonia yang dikenal mencekik dan meminum darah bayi. Lamashtu digambarkan sebagai Putri dari Surga, sesuai dengan penciptaan Lilith langsung dari Tuhan. Dia digambarkan memiliki kepala singa dan payudaranya menyusui anjing dan babi. Dia menaiki bagian belakang keledai menuju dunia bawah, dimana ujung perahu berukir kepala ular. Ruang antara gambar kakinya terdapat kalajengking sesuai dengan zodiak Scorpio. Dan dia disebut-sebut sebagai istri Raja Iblis yang dikeluarkan dari taman surga.
10 Bangunan yang Secara Ajaib Selamat Dari Bencana dan Kehancuran Dahsyat

10 Bangunan yang Secara Ajaib Selamat Dari Bencana dan Kehancuran Dahsyat

March 24, 2015 Add Comment
Tak semua luluh lantak akibat bencana dahsyat. Masjid, gerbang kuil, patung Yesus, pohon, bangunan berkubah tetap tegak berdiri meski dihantam tsunami, topan, bahkan hentakan dari bom atom yang memanggang manusia-manusia yang ada di sekitarnya.

Mungkin bangunan itu sedemikian kuat, atau Yang Kuasa sengaja memeliharanya sebagai pengingat: bahwa harapan itu ada. Berikut 10 bangunan yang selamat dalam bencana dahsyat:


1. Masjid Rahmatullah, Aceh


Pada 26 Desember 2004, gempa 9,1 skala Richter mengguncang Samudera Hindia, di lepas pantai Sumatera Utara, Indonesia. Lindu memicu tsunami dahsyat yang menyapu area pantai di sejumlah negara, lebih dari 230 ribu orang tewas, jutaan lainnya kehilangan tempat bernaung.

Salah satu kota paling terdampak adalah Lhoknga, dekat Banda Aceh. Kota ini nyaris rata dengan tanah, namun keajaiban terjadi, sebuah bangunan masjid berdiri tegah di tengah kehancuran. Sejumlah orang yakin, kuasa Illahi menyelamatkan Masjid Rahmatullah tersebut.

Kejaiban itu juga tertangkap satelit Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Foto Lhoknga dari angkasa luar menunjukkan fitur melingkar berwarna putih. Itu adalah sebuah masjid yang selamat dan berdiri kokoh di tengah segala kehancuran.



2. Gerbang Brandenburg


Gerbang Brandenburg adalah landmark Jerman. Tenar di masa Perang Dingin sebagai simbol menyedihkan. Berada di antara Jerman Barat dan Jerman Timur dan menjadi bagian dari Tembok Berlin.

Berlokasi di Pariser Platz, gerbang itu adalah satu-satunya bangunan yang masih tegak pasca bombardir Sekutu pada 1945, meski dalam kondisi rusak parah akibat berondongan peluru dan ledakan di dekatnya.

Ketika Revolusi 1989 terjadi dan Tembok Berlin runtuh, Gerbang Brandenburg menggambarkan kebebasan dan keinginan menyatukan Kota Berlin.

Tanggal 22 Desember 1989, Gerbang Brandenburg dibuka kembali. Kanselir Jerman Barat saat itu, Helmut Kohl, berjalan melaluinya dan disambut oleh Hans Modrow, Perdana Menteri Jerman Timur.

Dua tahun sebelumnya, pada 12 Juni 1987, Presiden AS Ronald Reagan berbicara kepada warga Berlin Barat di Gerbang Brandenburg, menuntut pembukaan Tembok Berlin. Kata-katanya ditujukan pada pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev.

"Sekretaris Jenderal Gorbachev, bila Anda mencari perdamaian, bila Anda mencari kemakmuran Uni Soviet dan Eropa Timur, bila Anda mencari kebebasan: Datanglah ke gerbang ini! Tuan Gorbachev, bukalah gerbang ini! Tn. Gorbachev, runtuhkan tembok ini!"

Setelah reunifikasi yang menyatukan Jerman, gerbang tersebut direnovasi besar-besaran pada tahun 2000.



3. Gerbang Kuil Sanno


Kuil Sanno berada di lokasi 800 meter tenggara pusat ledakan bom atom yang meluluhlantakkan Kota Nagasaki, Jepang. Tempat ibadah itu kini tinggal berdiri separuhnya. Terkenal dengan 'Torii' -pintu gerbang kuil- atau bangunan di kuil Shinto yang merupakan pembatas antara kawasan tempat tinggal manusia dengan kawasan suci.

Torri-nya yang hanya tinggal separuh adalah akibat dari ledakan bom atom pada 9 Agustus 1945. Salah satu kaki gerbang runtuh, namun yang satunya masih tegak berdiri meski terpuntir 30 derajat dari pondasinya.

"Satu kaki gerbang itu terenggut oleh percobaan perang nuklir pertama dalam sejarah manusia. Diam-diam ia menunjuk pada kegelisahan manusia dan kegelisahan yang dirasakan planet rapuh ini atas ancaman bencana nuklir.

Dua pohon yang masih berdiri di Kuil Sanno juga menjadi saksi hidup kehancuran dan kebangkitan Nagasaki. Dua pohon kamper (Cinnamomum camphora) hangus, terbakar, seluruh daunnya rontok akibat gelombang kejut bom atom. Meski demikian, tumbuhan itu selamat.

Salah satu pohon dijadikan monumen hidup pada 15 Februari 1969. Ajaibnya, bagian mati dari pokok itu ditutupi oleh akar baru yang tumbuh kemudian.



4. Pohon Pinus 'Ajaib'


Saat gempa bumi dan tsunami dahsyat menerjang Jepang pada 11 Maret 2011, seluruh isi hutan di Prefektur Iwate tersapu air bah. Dari 70 ribu pepohonan yang ada di sana, hanya satu yang tersisa, sebuah pohon pinus setinggi 80 meter yang saat ini diberi nama 'Miracle Pine'.

Pohon itu bertahan hidup 18 bulan setelah bencana, sebelum akhirnya takluk pada kondisi alam yang tak lagi bersahabat, akibat tanah yang terlalu asin karena menyerap air laut yang dibawa tsunami.

Selama masa hidupnya yang mencapai 173 tahun, pohon itu selamat dari 3 tsunami besar, 1896, 1933, dan 2011. Setelah pinus itu mati, ia ditebang dan diawetkan.

Pohon itu 'dihidupkan' lagi sebagai monumen, 2 tahun setelah bencana. Batangnya diperkuat dengan batubara, sementara cabang bagian atas dan dedaunannya diganti replika dari plastik.

"Bagi mereka yang menderita dan kehilangan akibat bencana, pinus ajaib itu memberi kan kekuatan dan harapan untuk meneruskan hidup," kata Walikota Rikuzentakata, Futoshi Toba.



5. Kubah Bom Atom


Kubah Bom Atom di Hiroshima adalah simbol kehancuran, sekaligus simbol perdamaian. Bangunan yang dirancang arsitek Ceko pada tahun 1915, awalnya digunakan sebagai ajang pameran industri atau Hiroshima Prefectural Industrial Promotion Hall.

Gedung yang berlokasi 160 meter dari pusat ledakan bom atom mengalami kerusakan hebat, namun tak sepenuhnya hancur. Menjadi satu-satunya struktur tersisa di dekat titik jatuhnya si 'Little Boy'.

Kubah itu sempat menjadi subjek kontroversi, sejumlah penduduk lokal menginginkannya dirubuhkan, lainnya menuntut tetap dilestarikan sebagai pengingat kejadian bom atom sekaligus simbol perdamaian.

Akhirnya, saat rekonstruksi Hiroshima dimulai, gedung yang tinggal rangkanya itu tetap dipertahankan dan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1996.

Bomber bom atom Hiroshima terakhir yang bertahan hidup, Theodore Van Kirk tutup usia akhir Juli 2014 lalu. Saat diwawancara pada tahun 2005, Van Kirk mengatakan, berdasarkan pengalamannya selama Perang Dunia II, perang apalagi penggunaan bom atom sama sekali tak menyelesaikan masalah. Ia ingin senjata semacam itu dimusnahkan.



6. Pagoda yang Selamat dari 46 Gempa


Sejak pagoda di Kuil Horyu-Ji dibangun pada tahun 607 Masehi, 46 kali Jepang diguncang gempa dengan kekuatan 7 skala Richter atau lebih.

Pagoda lima lantai itu berdiri di lokasi Sai-in, menjulang dengan ketinggian 32,45 meter, dengan luasan 20 x 20 meter. Merupakan salah satu bangunan kayu paling tua dalam sejarah.

Kayu yang digunakan sebagai pilar utama dianalisis ditebang pada tahun 594 Masehi. Pertanyaannya, bagaimana bisa pagoda itu tak menyerah oleh getaran dan guncangan? Semua berkat teknologi.

Teknologi pagoda bertingkat sampai di Jepang selama Abad ke-6, seiring penyebaran agama Buddha dari China.

Di Tiongkok, pagoda biasanya dibangun dengan batu. Namun, mempertimbangkan ketidakstabilan seismik Jepang dan curah hujan tahunan yang lebih tinggi, pembangunannya dimodifikasi dalam tiga cara: penggunaan atap lebar dan berat, lantai yang tak menyambung, dan shinbashira (tiang penyangga utama) yang meredam guncangan.

Pilar utama pagoda berada 3 meter di bawah permukaan tanah, di bawah permukaan fondasi dari batu besar yang membentang di tanah.



7. Menara Pisa


Selesai dibangun pada 1372, Menara Miring Pisa (Torre pendente di Pisa) adalah salah satu bangunan paling dikenal di muka Bumi.

Menara tersebut terletak di belakang katedral dan merupakan bangunan ketiga Campo dei Miracoli (lapangan pelangi) di Kota Pisa.

Menara Pisa sebenarnya dibuat agar berdiri secara vertikal seperti menara lonceng pada umumnya, namun mulai miring tak lama setelah pembangunannya dimulai pada Agustus 1173.

Selama Perang Dunia II, Kota Pisa di bawah kendali Jerman, menara tersebut digunakan sebagai pos observasi. Karena itulah bangunan itu nyaris dibom dan dihancurkan pasukan Sekutu.

Berkat Sersan Leon Weckstein, yang ditugaskan untuk mengobservasi menara tersebut, memutuskan untuk menyelamatkannya. Ia terkesima dengan keindahannya.

Padahal perintah untuk tentara yang saat itu baru berumur 23 tahun itu gamblang. "Jika kau melihat sesuatu mencurigakan, jangan tunggu apapun, minta tembakan dilancarkan," demikian seperti dikutip dari The Guardian.

Sebelum tembakan sempat dilakukan untuk meruntuhkan menara itu, Jerman melakukan serangan udara, ia dan rekannya diminta kembali ke markas. Para pejabat keamanan Sekutu menargetkan serangan berbeda, Menara Pisa selamat.

Namun, apakah saat itu pasukan Jerman berada di menara itu, belum diketahui, namun Weckstein berpendapat, "Kau tahu? Aku sudah memikirkan selama 50 tahun, dan aku yakin mereka ada di sana."



8. Patung Yesus di Tengah Topan Haiyan


Saat Topan Haiyan menerjang Filipina 13 bulan lalu, ia memporak porandakan segala sesuatu yang dilewati. Rumah-rumah roboh, orang-orang panik berlarian ke segala arah dan tak semua selamat, ada yang tinggal nyawa bergeletakan di jalanan atau tersangkut di pepohonan.

Di tengah kekacauan itu, ada yang selamat tetap berdiri dan merentangkan tangannya: sebuah patung Yesus Kristus.

Patung itu selamat dari terjangan badai di Kota Tanauan. Membuatnya menjadi simbol harapan bagi mereka yang kala itu berjuang untuk selamat dari trauma akibat bencana yang menewaskan lebih dari 6.000 orang.



9. Salib yang Lolos dari Kebakaran


Pada November 2014, salib kayu buatan manusia dan patung Bunda Maria selamat dalam sebuah kebakaran hebat yang melanda Holy Cross Catholic Church di San Jose, California, sebuah gereja bersejarah berusia 108 tahun.

Sekitar 100 pemadam berjibaku memadamkan api. Petugas dan jemaat terkesima menyaksikan salib kayu yang lolos dari api. Sejumlah orang yakin, itu adalah pertanda bahwa gereja harus dibangun kembali.



10. Menara Air Chicago


Menara air Chicago dibangun pada 1869 menggunakan batu kapur. Arsitek yang merancangnya, William W. Boyington sengaja meniru bangunan kastil di Eropa.

Menara air itu dan stasiun pemompa air di dekatnya adalah 2 bangunan publik yang tersisa di pusat kota Chicago, dari kebakaran hebat 'Great Chicago Fire of 1871' yang nyaris menghanguskan seluruh kota.

Sejak saat itu, menara air itu menjadi ikon kesayangan kota, yang menjadi simbol daya tahan Chicago.

Bangunan tersebut menghadapi sejumlah ancaman penghancuran beberapa kali, pada tahun 1906, 1918, dan 1948, namun berkali-kali publik menyelamatkannya. Menara air direstorasi besar-besaran pada 1962.


Sumber :
terselubung

Apa Sih Fungsi Ekor Bagi Binatang?

March 23, 2015 Add Comment
Tuhan tidak mungkin menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Ya, memang benar. Segala hal di dunia ini tercipta dengan maksud dan tujuan tertentu. Termasuk keberadaan ekor pada binatang. Apa sih fungsinya? Mengapa binatang harus memiliki ekor sedangkan kita, manusia, tidak?

http://pixdaus.com/files/items/pics/1/64/613164_f88c02ee69aebb0e6e71e5b917baaf97_large.jpg

Fungsi-fungsi dasar keberadaan ekor binatang dapat dibagi menjadi beberapa kelompok berikut ini:


1. Menjaga Keseimbangan dan Membantu Pergerakan

Bagi beberapa binatang, ekor berfungsi sebagai penjaga keseimbangan, terutama saat melakukan kegiatan tertentu. Misalnya kucing yang menggunakan ekor mereka sebagai penyeimbang saat berjalan di tempat-tempat "berbahaya" seperti atap rumah atau pinggir jurang.

http://www.kimballstock.com/pix/CAT/03/CAT-03-KH0058-01P.JPG

Tupai juga menggunakan ekor sebagai penjaga keseimbangan saat mereka berada di atas pohon. Fungsi yang masih berkaitan dengan menyeimbangkan badan adalah membantu pergerakan.

http://3.bp.blogspot.com/-eJq4mP5TMZI/TdSfqWJZaFI/AAAAAAAABJI/XM0H_s_lT50/s400/tupai.jpg

Burung dan ikan menggunakan ekor sebagai pengendali arah bergerak, bahkan cheetah menggunakan ekor untuk membantu proses berbelok dan berbalik saat sedang berlari kencang mengejar mangsa.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2011/12/05/article-0-0F0ECAE600000578-603_964x535.jpg



2. Sebagai Alat Komunikasi

Contoh binatang yang menggunakan ekor sebagai alat komunikasi adalah burung merak dan anjing. Burung merak jantan menggunakan ekor mereka yang sangat cantik sebagai alat untuk menarik perhatian merak betina untuk melangsungkan perkawinan.

http://www.africaontheblog.com/wp-content/uploads/2010/09/peacock.bmp

Sedangkan anjing menggunakan ekor sebagai media untuk menyampaikan sesuatu (biasanya kepada pemiliknya). Anjing akan menggoyang-goyangkan ekor saat merasa senang, dan menurunkan ekor saat merasa sedih.

http://yellowlabradors.files.wordpress.com/2010/11/wagging_tails.jpg



3. Alat Pertahanan Diri

Ya, pertahanan diri menjadi hal yang sangat penting terutama di alam liar. Buaya, kalajengking, kanguru, ular dan kadal adalah contoh binatang-binatang yang menggunakan ekor sebagai alat untuk mempertahankan diri.

http://lh3.ggpht.com/QW-HFpOQ6zFt1WszD6co0hlxzmgD46ZGDz-fE_B5ZuIFCnS7Y-4ZyDI6WO9jj3bhVH2V-XoHi-PTugSxsA0aw-D4ww

Beberapa hewan menggunakan ekor secara langsung untuk menyerang lawan, seperti buaya, kalajengking dan kanguru. Ada pula yang menggunakan ekor sebagai pengalih perhatian, seperti yang dilakukan kadal dan cicak.



4. Menjaga suhu tubuh

Rubah yang hidup di daerah dengan perubahan suhu ekstrim menggunakan ekor mereka yang panjang dan hangat sebagai selimut alami. Menjaga agar mereka tidak mati kedinginan saat tidur.

http://4.bp.blogspot.com/-SwPGowxhtFY/TcAnFDcA2cI/AAAAAAAAAAc/wnH9xoJYh9s/s1600/Arctic-Fox.jpg

Leopard salju, keluarga jauh kucing, juga menggunakan ekor mereka yang panjang dan tebal untuk menutupi leher dan bagian tubuh lain saat malam hari.

http://cuteoverload.files.wordpress.com/2010/08/leopard-holds-tail.jpg?w=560&h=381



5. Fungsi Lain

Selain fungsi-fungsi yang disebutkan di atas, masih banyak binatang yang memanfaatkan ekor mereka untuk berbagai keperluan. Misalnya kera yang menggunakan ekor panjang mereka sebagai tangan yang bisa membantu memanjat pohon hingga memegang ranting pohon atau buah pisang.

http://www.monkeyland.co.za/userfiles/content/monkeys/Copyofjusthanging-Anne.JPG 

Kuda dan sapi menggunakan ekor untuk mengusir lalat dan serangga lain yang datang menggaggu.


Sumber :
sains

Temuan Koin Emas Dan Perak Zaman Yunani Dan Romawi Kuno

March 15, 2015 Add Comment
Berapa banyak koleksi barang antik yang pernah disumbengkan untuk kepentingan umum? Mungkin sumbangan koleksi koin kuno merupakan yang pertama kalinya, sejarawan telah menemukan koleksi benda berharga yang terdiri dari koin-koin zaman kuno. Diantaranya berasal dari beberapa wilayah negara dan penguasa kuat pada pada zaman Yunani dan Romawi Kuno seperti Athena, Korintus dan Alexander Agung. Koleksi ini disumbangkan ke Perpustakaan University at Buffalo oleh Thomas B Lockwood pada tahun 1935.

Harta berharga tersebut terdiri dari 40 koin perak Yunani, 3 koin emas Yunani dan 12 koin emas Romawi, dimana setiap keping mewakili periode pertama 12 kaisar Romawi dimulai dari Julius Caesar hingga masa pemerintahan Domitianus. Diperkirakan rentang periode dimulai dari akhir abad ke-5 SM sampai abad pertama Masehi.

Koin Emas Dan Perak Yunani - Romawi Kuno


Sebagian besar koin-koin kuno telah disumbang oleh Thomas B Lockwood pada tahun 1935 ke Perpustakaan University at Buffalo sebagai koleksi khusus, dimana koin tersebut dianggap sebagai salah satu dari beberapa harta yang tersimpan di Perpustakaan UB. Tak hanya itu, Perpustakaan UB juga memiliki karya asli dari James Joyce, Dylan Thomas dan William Shakespeare.

Dalam koleksi koin kuno tersebut terdapat koleksi koin dari kaisar Romawi Otho yang dikisahkan hanya memerintah selama hanya tiga bulan. Sebagian besar koin yang ditemukan dalam kondisi sangat bagus, sementara beberapa koin perak memerlukan perawatan konservasi.



Saat ini, perpustakaan Universitas Buffalo merupakan tempat koleksi koin emas dan perak yang berhasil ditemukan, dan untuk pertama kalinya koin emas kuno ini akan dipelajari secara ekstensif serta akan mempublikasikan hasil analisis sejarawan. Kini perpustakaan tersebut telah beralih fungsi menjadi museum yang memiliki banyak koleksi, diantaranya koleksi Lockwood yang mencakup lebih dari 3000 buku, medali dan koin tambahan dari periode awal Amerika dan Inggris.

Selain itu, mereka juga menemukan item berharga lainnya termasuk medali Napoleon Bonaparte dan 36 koin emas Inggris, termasuk salah satunya Ratu Elizabeth I. Bagi kolektor buku, memiliki benda-benda yang luar biasa tersebut dapat menghubungkan mereka dengan sejarah yang dicatat dalam buku-buku tersebut. Mereka bisa membaca tentang Kaisar Augustus dan kemudian memeriksa koin dengan gambar-nya.

Esa pada Sila Pertama Bukan Berarti Satu

March 15, 2015 Add Comment
Selama ini kita memaknai sila pertama Pancasila "Ketuhanan yang Maha Esa" sebagai pengakuan pada Tuhan yang Satu. Namun apa arti sesungguhnya Esa?

Nyatanya kata "Esa" yang diambil dari bahasa Sanskrit (Sanskerta) tidak mengartikan tunggal, atau satu.  

Kata satu dalam bahasa sansekerta adalah EKA , bukan ESA. Lihat saja di semboyan Bhinneka Tunggal IKA. Bukan Bhinneka Tunggal ESA




Esa itu tidak sama dengan Eka.
Esa itu adalah kata ambilan dari bahasa Sanskrit yang bentuk kata bendanya adalah Etad artinya Suchness, as this, as it is.  Untuk lebih jelasnya, bisa lihat di link berikut: http://sanskritdictionary.org/esa

Maka, bagaimana kita memaknai kata "Esa" pada sila pertama? Mengapa para pendiri bangsa secara SADAR menggunakan kata tersebut dan bukan "Eka"?

Sekiranya, pidato Soekarno di bawah ini bisa menjelaskan hal tersebut.

Prinsip yang kelima hendaknya: Menyusun Indonesia Merdeka dengan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

Prinsip Ketuhanan! Bukan saja bangsa Indonesia bertuhan, tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya bertuhan Tuhannya sendiri. Yang Kristen menyembah Tuhan menurut petunjuk Isa al Masih, yang Islam bertuhan menurut petunjuk Nabi Muhammad s.a.w., orang Buddha menjalankan ibadatnya menurut kitab-kitab yang ada padanya. Tetapi marilah kita semuanya ber-Tuhan. Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat menyembah Tuhannya dengan cara yang leluasa. Segenap rakyat hendaknya ber-Tuhan secara kebudayaan, yakni dengan tiada "egoisme-agama". Dan hendaknya Negara Indonesia satu Negara yang bertuhan!

Marilah kita amalkan, jalankan agama, baik Islam, maupun Kristen, dengan cara yang berkeadaban. Apakah cara yang berkeadaban itu? Ialah hormat-menghormati satu sama lain.

Nabi Muhammad s.a.w. telah memberi bukti yang cukup tentang verdraagzaamheid, tentang menghormati agama-agama lain. Nabi Isa pun telah menunjukkan verdraagzaamheid. Marilah kita di dalam Indonesia Merdeka yang kita susun ini, sesuai dengan itu, menyatakan: bahwa prinsip kelima dari pada Negara kita, ialah Ketuhanan yang berkebudayaan, Ketuanan yang berbudi pekerti yang luhur, Ketuhanan yang hormat-menghormati satu sama lain. Hatiku akan berpesta raya, jikalau saudara-saudara menyetujui bahwa Negara Indonesia Merdeka berazaskan Ketuhanan Yang Maha Esa!


Memahami ke-Esa-an Tuhan
Bangsa Indonesia yang berdasar Pancasila terbentuk dengan kekayaan budaya, bahasa, suku, serta agama/kepercayaan. Sehingga, negara yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa berarti negara mengakui setiap orang mempercayai keberadaan Tuhan-nya sesuai apa yang di-imani.


Dan Ketuhanan Yang Maha Esa artinya adalah Tuhan as it is. Tuhan dalam diriNya sendiri. Bukan "Tuhan" sebagai obyek akal kita. Tentu berbeda antara menyikapi Tuhan-as-it-is dengan Tuhan-as-obyek-akal. Kesemena-menaan dan kekerasan itu timbul karena SI OKNUM menganggap pengertian-akal-anda-tentang-Tuhan adalah Tuhan itu sendiri, sehingga mengabsolutkan pemahaman sekte SI OKNUM.

Jadi bisa kita simpulkan disini bahwa pihak yang menolak KeMaha-Esaan Tuhan adalah pihak yang semena-mena memaksakan pengertian Tuhan menurut kelompoknya sendiri, mengingkari keberagaman apa yang hadir mendunia as it is.



Mengapa Esa berubah makna?
Indikasi perubahan arti Esa sebagai "Satu" atau "Tunggal" kemungkinan pada masa pemerintahan Orde Baru. Pergeseran arti juga terjadi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

esa num tunggal; satu;-- hilang, dua terbilang, pb berusaha terus dng keras hati hingga maksud tercapai; berbilang dr -- , mengaji dr alif, pb melakukan sesuatu hendaknya dr permulaan;

beresa-esaan /ber·e·sa-e·sa·an/ v 1 cak berada seorang diri saja; 2 merasa lengang;

mengesakan /meng·e·sa·kan/ v menjadikan (menganggap) satu: ~ Tuhan (mengakui bahwa Tuhan hanya satu);

keesaan /ke·e·sa·an/ n sifat yg satu: ~ Tuhan





Setelah membaca artikel ini, semoga wawasan kita bertambah. Serta menyadari, para pendiri bangsa mengerti begitu banyaknya kepercayaan di Nusantara ini. Pancasila adalah pemersatu. 

Ketika kita menyebut pendiri bangsa, tidak hanya Soekarno-Hatta, atau BPUPKI, melainkan juga para ulama, kyai, pendeta, pastor, yang memberi sumbang saran selama masa pra-kemerdekaan.

Bagi umat Islam, atau agama lain hendaknya memahami tenggang rasa, tepo seliro terhadap kepercayaan lain. Tetap berpegang pada inti pemahaman:Lakum Dinukum Waliyadin'.  Pemaksaan kehendak dan mememberi label kafir bukanlah hak kita sebagai manusia, hanya Allah SWT yang punya wewenang.

----------------------
Artikel ini bersumber dari sebuah thread di kaskus. Sekiranya juga menjadi pengingat pada Hari Lahir Pancasila 1 Juni, serta keprihatinan apakabardunia terhadap kekerasan rasis yang terjadi di beberapa daerah belakangan ini.



Sumber:
kaskus.
seasite.
satuislam