Keberadaan Zombie di Dunia Hewan

October 27, 2017
Sejumlah kepercayaan meyakini keberadaan zombie, mayat hidup yang masih bisa berkeliaran meski sudah tidak lagi memiliki kesadaran. Dalam versi fiksi horor Hollywood pengilustrasian zombi malah lebih mengerikan lagi, mahluk ini dideskripsikan sebagai makhluk yang suka makan otak manusia. Hiii serem.

Meskipun keberadaan 'virus' zombie pada manusia belum dapat dipastikan secara ilmiah, alam sudah memperlihatkan penampakannya dalam dunia hewan. Beberapa parasit ditemukan dapat mengambil alih otak binatang sehingga inang yang ditumpangi parasit tersebut harus mengikuti keinginan sang penumpang gelap. Berikut ini adalah empat contoh mengerikan kehidupan 'zombie' di dunia hewan.

1. Korban: Laba-laba

Laba-laba jenis Plesiometa argyra ini sungguh bernasib sial. Laba-laba asal Kosta Rika yang hanya ingin menangkap sejumlah serangga kecil untuk makan, justru diambil alih tubuhnya oleh tawon parasit.

Tawon itu menanam larva dalam tubuh laba-laba dan menguasainya. Alih-alih membangun jaringnya, laba-laba menghabiskan malam terakhir hidupnya untuk membuat kepompong lembut yang akan menjadi rumah bagi pembunuhnya.

Ketika kepompong selesai dikerjakan, larva itu akan membunuh laba-laba dan tinggal aman dalam kepompong, di atas para predator yang berkeliaran di tanah hutan hujan.

2. Korban: Kepiting

Zombie kita yang berikutnya adalah kepiting. Kali ini parasit pelaku aksi pembajakan adalah seekor teritip Sacculina yang ingin bersarang di dalam cangkang kepiting.

Saat masuk ke dalam tubuh kepiting, ia akan membuat rumah kecil yang nyaman yang terlihat seperti tumor di tubuh kepiting, terus memperpanjang sulurnya melalui tubuh kepiting dan perlahan-lahan makan inangnya.

Setelah membunuh organ seks tempat tinggal barunya, kepiting menjadi kehilangan minat pada apapun selain melayani teritip yang kini jadi majikannya.

Teritip lalu melubangi cangkang kepiting dan mengundang si jantan masuk dan berkembang biak dalam cangkang kepiting, dan beranak pinak di sana.

3. Korban: Semut

Penemuan zombie terjadi sepanjang waktu. Tahun ini para ilmuwan menemukan empat jenis baru jamur yang memangsa semut kayu. Jamur itu menginfeksi semut dan menggunakan sinyal kimia untuk mengarahkan semut ke luar dari jalurnya.

Semut yang telah menjadi zombie itu kemudian meninggalkan koloninya dan menancapkan rahangnya di bawah daun dan menetap di sana. Binatang itu akhirnya mati saat jamur menyebar ke seluruh tubuhnya.

Jamur juga membentuk semacam tangkai dari kepala semut zombie dan mencoba memikat semut lainnya. Salah satu jamur yang dapat menginfeksi semut adalah Cordyceps unilateralis.

4. Korban: Kecoa

Ini seperti adegan dalam film Hollywood: tusukan cepat di bagian otak membuat orang tak bersalah menjadi korban serangan brutal dan mengerikan. Tapi bukan manusia yang jadi korban melainkan kecoa. Sedangkan penjahatnya adalah tawon.

Dalam kisah nyata di alam, bisa tawon membuat kecoa tak mampu bergerak. Kecoa lalu diseret ke sarang tawon, dan terus hidup meski perutnya ditanami telur tawon.

Saat telur itu menetas menjadi larva, ia memakan kecoa tak berdaya itu, dari dalam ke luar. Sebulan kemudian, tawon dewasa terbang dari "tempat kejadian perkara", meninggalkan bangkai yang membusuk.

Share this

Lahir di Padang, Sumatera Barat pada akhir tahun 1993, blogger rupawan ini lebih dikenal dengan nickname hideatsa. Memiliki kredibilitas yang mumpuni dalam bidang copy-paste. Meskipun tampan, ia juga baik hati dan tidak sombong.

Related Posts